Pelukis Van Gogh Tewas Dibunuh?

Diposting oleh Tom Serizawa on Selasa, 18 Oktober 2011

Muncul sebuah teori baru terkait kematian pelukis kenamaan asal Belanda Vincent van Gogh. Dikatakan, ia tewas bukan karena menembak dirinya sendiri menggunakan pistol, melainkan ditembak orang lain yang diduga seorang lelaki remaja.

Versi yang bertentangan dengan versi yang selama ini diyakini orang dijabarkan dalam buku Van Gogh: The Life, karya Steven Naifeh dan Gregory White Smith, seperti dimuat harian Telegraph pada Senin 17 Oktober 2011. Namun, tetap saja versi baru ini belum mampu menjelaskan kenapa kanvas, kuas, dan pistol yang dibawa Van Gogh saat kematiannya tak pernah ditemukan.

Versi yang selama ini diyakini orang adalah Van Gogh menembak dirinya sendiri di sebuah ladang yang berjarak 1,5 kilometer dari penginapannya. Tiga puluh jam sebelum dijemput malaikat maut, pelukis post-impresionis ini ditanya tentang adanya rencana bunuh diri, yang dijawabnya dengan "Kukira begitu."

Dalam bukunya, Naifeh dan White juga mempertanyakan bagaimana mungkin Van Gogh yang lama dirawat di rumah sakit jiwa bisa memiliki sebuah pistol, dan tidak ditemukan wasiat bunuh diri. Mereka juga mengajukan sebuah skenario lain terkait kematian yang terjadi tahun 1890 di Auvers, Prancis.

Mereka meyakini bahwa seorang lelaki remaja berusia 16 tahun bernama Rene Secretan adalah yang sebenarnya menembak sang pelukis. Secretan adalah remaja pemilik hubungan kompleks dengan Van Gogh yang menghabiskan musim panas di villa sekitar penginapan.

Naifeh dan White mengklaim Van Gogh tidak menyalahkan Secretan karena ia sendiri sudah siap menghadapi kematian. Kemungkinan lain, ia juga tidak ingin remaja yang sering mengejek dan membelikannya minuman tersebut dihukum.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar